Jumat, 04 Januari 2013

#LDR?

Hey, pernah gak kepikiran punya pacar tapi jauh? Yaaa, kalo orang jaman sekarang nyebutnya sih LDR (Long-Distance-Relationship). Yang katanya susah dan penuh pengorbanan buat ngejalaninya. Masalah jarak lah, waktu lah, keadaan lah, dan katanya lagi masalah utama sih ada pada seberapa kuat kita nahan kangen buat gak ketemu doi. Nah, itu hanya kata orang-orang kan? Buat aku sih gak masalah ya kalo emang harus LDR demi sesuatu yang baik kedepannya. Kuliah, misalnya. Asalkan pasangannya sanggup jaga komitmen satu sama lain sih, jarak bukan penghalang suatu hubungan kok. Justru dari situlah ada beberapa pelajaran tentang bagaimana cara kita menghargai waktu. Iya, secara tidak langsung kita bakal menikmati dengan indah setiap detik yang berlalu saat lagi bareng doi. Bukankah begitu? ;)

Nah sekarang, pernah juga gak punya pikiran kalo kamu pacaran sama 'pacar lamanya' sahabat dekatmu? Okelah, istilah akrabnya adalah mantan sahabatmu. Sosok yang mungkin dulunya hanya kamu dengar dari cerita-cerita sahabatmu itu, yang mungkin selalu dibanggain didepanmu dan teman-teman yang lain, yang hampir setiap hari menyita waktu kebersamaanmu dengan sahabatmu, atau bahkan sosok yang dicaci maki sahabatmu karna udah nyakitin perasaan sahabatmu. Hmm, kenyataan yang ada kadang berjalan gak sesuai logika. Kamu, orang yang mungkin hanyalah sekedar pendengar dan penasehat buat sahabatmu justru malah jatuh hati dan jadian sama mantan sahabatmu itu. Lalalaaaaa~ Pernah kebayang apa yang bakal terjadi? Perasaan rasa bersalah, takut, gak enak ati, campur aduk jadi satu. Disaat itulah pilihan tersulit ada di depan mata. Yaaapp! Dilema setengah tiang harus berbuat apa. Yaa mungkin sahabatmu emang udah benci sama doi dan gak pernah berhubungan lagi, tapi apakah kamu sadar di balik semua itu sahabatmu sangat kecewa padamu? Terlebih pada sikapmu yang gak bisa batesin siapa sosok yang kamu cintai itu. Okelah mungkin gak diutarakan secara langsung dan she always pretend that she's okay, she says that no matter what will you do with her ex, BUT actually she feels "Damn! you are the best fuckin friend ever". Nahlooo, kita mendadak gak bisa mengenali sifat asli sahabatmu dalam kasus ini lhoo..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar