Sabtu, 23 Februari 2013

Jumat, 04 Januari 2013

#LDR?

Hey, pernah gak kepikiran punya pacar tapi jauh? Yaaa, kalo orang jaman sekarang nyebutnya sih LDR (Long-Distance-Relationship). Yang katanya susah dan penuh pengorbanan buat ngejalaninya. Masalah jarak lah, waktu lah, keadaan lah, dan katanya lagi masalah utama sih ada pada seberapa kuat kita nahan kangen buat gak ketemu doi. Nah, itu hanya kata orang-orang kan? Buat aku sih gak masalah ya kalo emang harus LDR demi sesuatu yang baik kedepannya. Kuliah, misalnya. Asalkan pasangannya sanggup jaga komitmen satu sama lain sih, jarak bukan penghalang suatu hubungan kok. Justru dari situlah ada beberapa pelajaran tentang bagaimana cara kita menghargai waktu. Iya, secara tidak langsung kita bakal menikmati dengan indah setiap detik yang berlalu saat lagi bareng doi. Bukankah begitu? ;)

Nah sekarang, pernah juga gak punya pikiran kalo kamu pacaran sama 'pacar lamanya' sahabat dekatmu? Okelah, istilah akrabnya adalah mantan sahabatmu. Sosok yang mungkin dulunya hanya kamu dengar dari cerita-cerita sahabatmu itu, yang mungkin selalu dibanggain didepanmu dan teman-teman yang lain, yang hampir setiap hari menyita waktu kebersamaanmu dengan sahabatmu, atau bahkan sosok yang dicaci maki sahabatmu karna udah nyakitin perasaan sahabatmu. Hmm, kenyataan yang ada kadang berjalan gak sesuai logika. Kamu, orang yang mungkin hanyalah sekedar pendengar dan penasehat buat sahabatmu justru malah jatuh hati dan jadian sama mantan sahabatmu itu. Lalalaaaaa~ Pernah kebayang apa yang bakal terjadi? Perasaan rasa bersalah, takut, gak enak ati, campur aduk jadi satu. Disaat itulah pilihan tersulit ada di depan mata. Yaaapp! Dilema setengah tiang harus berbuat apa. Yaa mungkin sahabatmu emang udah benci sama doi dan gak pernah berhubungan lagi, tapi apakah kamu sadar di balik semua itu sahabatmu sangat kecewa padamu? Terlebih pada sikapmu yang gak bisa batesin siapa sosok yang kamu cintai itu. Okelah mungkin gak diutarakan secara langsung dan she always pretend that she's okay, she says that no matter what will you do with her ex, BUT actually she feels "Damn! you are the best fuckin friend ever". Nahlooo, kita mendadak gak bisa mengenali sifat asli sahabatmu dalam kasus ini lhoo..

Sabtu, 01 Desember 2012

Back to December


Hello December, akhirnya kita bertemu lagi ya? Apa kabar mu setelah belakangan ini kamu terlewatkan oleh bulan yang lain? Apa kamu punya cerita menarik ato mengesankan sekaligus?  Ato justru ceritamu mengecewakan? Yang aku tau kamu punya cerita yang berkesan taun lalu. Hingga sampe saat ini pun aku masih teringat jelas alur cerita yang terjadi olehmu waktu itu. Ah, sulit memang melupakan segala sesuatu yang pernah terjadi saat itu. Namun, yang ada sekarang bukan lagi yang dulu pernah ada. Semua telah berubah, ya gak semua sih, sebagian masih tetap stay, sebagian berubah bahkan sebagian lagi sudah hilang lenyap dan hanya meninggalkan beberapa cerita. Tapi ya sudahlah, terus mengingat bukankah justru semakin menyakitkan? Haha.. Harapanku, Desember ku taun ini lebih berkesan ya, lebih menarik dan merangkai cerita baru yang lebih indah. Cimon Dec! We’re going make a greater story J

Kamis, 22 November 2012

HAPPY BIRTHDAY, PAUK :)

NOVEMBER, 17th 2012

You grow up, you think you know everything
You get older you learn some things
Don't forget to realize what's important life, laugh, and love :)




dearest, Hevi :)

Selasa, 06 November 2012

CINTA SEJATI ♥


Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT..
Kita semua agak aneh, dan hidup sendiri juga agak aneh..

Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikan nya SEJALAN dengan kita,
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA..
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan..
Orang2 yang tidak ingin kita tinggalkan..
TAPI INGATLAH..
melepaskan BUKAN akhir dari dunia,
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari..dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..

Apabila cinta tidak berhasil, BEBASKAN dirimu..
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI..
Ingatlah..
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangan nya..
Tapi, ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati bersamanya..
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
MELAINKAN mereka yang tetap TEGAR ketika mereka jatuh..

MENCINTAI..
bukanlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
bukanlah apa yang kamu lihat , melainkan apa yang kamu RASAKAN..
bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang..
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu..
dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukan nya dan menangis bersamamu adalah CINTA yang tidak kamu sadari..


Rabu, 31 Oktober 2012

Hello-ween


Happy Halloween

It's late and we are sleepy,
The air is cold and still.
Our jack-o-lantern grins at us
Upon the window sill.
We're stuffed with cake and candy
And we've had a lot of fun,
But now it's time to go to bed
And dream of all we've done.
We'll dream of ghosts and goblins
And of witches that we've seen,
And we'll dream of trick-or-treating
On this happy Halloween.

Selasa, 30 Oktober 2012

Sesingkat itukah, Kita?

Syg, tidaklah kamu ingat saat pertama kali kita bertemu dan kamu menyapaku dengan senyumanmu yg aku rasa sangat manis itu? Saat kamu merasa malu akan tingkahmu yang begitu lucu kepadaku namun aku sungguh terhibur oleh semua candamu itu..

Aku selalu memilih membolos jam kuliah hanya untuk menemuimu di rumahmu yang memang bisa dibilang tidak dekat dari kotaku..

Syg, apakah kamu ingat saat hujan lebat diluar dan aku memilih duduk bersebelahan denganmu? Kemudian kamu memberiku isyarat agar aku memakai jaketku dan membiarkanku bersandar di pundakmu..

Ingatkah kamu bagaimana caramu memanggilku dengan sebutan 'manis' di setiap percakapan kita? Caramu yang berhasil membuatku selalu ingin tersenyum saat namamu muncul di layar hpku..

Saat kamu selalu ada waktu untuk membuatku tertawa dan melupakan semua beban pikiranku, saat itu juga aku mulai yakin bahwa kamu bisa menjadi semangat baru untukku..

Masih teringat dengan jelas saat kamu memintaku untuk selalu ada dan memberi kabar padamu apapun dan dimanapun aku berada, apa itu pertanda bahwa kamu mengkhaatirkan aku?

Hmm.. Bagaimana aku tak ingat, caramu yang selalu membuatku tersenyum setiap aku membaca pesan² singkat darimu, celotekan kecilmu yang mampu membuatku geli ketika kamu menggodaku..

Dan caramu berkata hati² saat aku hendak pulang kembali ke kotaku, juga caramu memperhatikan setiap gerak gerik ku saat aku bersamamu..

Bukankah begitu menyenangkan, Syg?


Ingatkah kamu saat aku merasa ragu untuk maju dan kamu berusaha meyakinkanku dengan semua keterbatanmu itu?

Saat kamu berkata bahwa aku mampu untuk terus menulis cerita kita dalam sebuah paragraf baru, dan aku sanggup untuk memberikan beraneka warna di setiap kalimat itu..

Bukankah kamu juga yakin, aku selalu berusaha menghapus bagian yg kamu anggap salah? Kemudian aku menggantinya dengan yg kita anggap benar..

Lalu, kenapa sekarang kamu justru menghapus semuanya? Apakah kamu merasa tulisan kita kurang pantas untuk di baca orang lain diluar sana?

Syg, aku kecewa ketika kini kamu mendadak keluar dari semua tulisan yang kita rangkai bersama.. Sedangkan aku?

Aku masih terus berusaha merangkai satu demi satu kata agar aku berhasil mencapai sebuah titik. Agar tulisan kita ini tak nampak percuma, tentunya..

Namun seperti yang terlihat kini, titik itu justru semakin jauh untuk dapat ku capai. Dan kini keraguan ku pun mulai datang menyelimuti..

Kemana pergi mu ketika tulisan kita semakin tak terbaca? Dimana kamu ketika aku butuh sesuatu untuk menutupi bagian yang tak terbaca itu?


Syg, aku lelah. Dan kini aku hampir menyerah. Salahkah jika aku memilih untuk berhenti menulis cerita kita?

Aku merasa kehilangan suatu hal yg aku coba tulis dalam paragraf kita. Dan kamu pasti lebih tau apa yg menyebabkan aku kehilangan itu semua..

Sudahlah syg, kini aku hanya bisa memandang tulisan yg tak berhasil tertata indah ini. Apakah kamu juga melihatnya dari sana?

Aku tak yakin kamu bisa merasakan betapa kecewanya aku saat aku mendengar kabar bahwa kamu telah menemukan tulisan baru yang mungkin lebih menarik perhatianmu..

Syg, bahagiakah kamu disana dengan tulisan yang kamu anggap lebih indah itu?


Ikhlas. Iya, aku akan belajar lebih ikhlas, belajar memahami apa arti kehilangan dan merelakan tulisan kita terhapus perlahan..

Bahkan untuk sekedar cemburu pun aku tak berhak, saat aku tau kamu telah bahagia di dalam cerita barumu itu..

Mungkin tulisannya memang lebih indah dari tulisanku, bukan?

Aku mulai mengerti apa makna dari pertemuan singkat kita. Yeaah, memang singkat dan terasa cepat berlalu begitu saja..

Dan aku hanya terdiam tanpa berbuat apa² ketika kamu hanya menatapku kosong seolah tak pernah tau tulisanku, bahkan tak kenal siapa aku..

Mungkin memang benar kamu telah melupakan aku, semua tulisanku, semua peristiwa kita, dan pertemuan indah kita..